Sjoerd Woudenberg resmi mendapatkan pekerjaan baru di level tertinggi sepak bola Eropa. Mantan pelatih kiper Timnas Indonesia tersebut kini bergabung dengan klub Eredivisie, AZ Alkmaar.
Kepastian ini diumumkan langsung oleh AZ Alkmaar melalui laman resmi klub. Bergabungnya Woudenberg terbilang menjadi lompatan karier yang cukup mengejutkan, mengingat sebelumnya ia baru saja mengalami masa sulit selama berkarier di Indonesia.
Pelatih kiper berusia 39 tahun itu sempat menjadi korban pemecatan massal yang dilakukan PSSI. Namun, kondisi tersebut tak membuat kariernya terhenti lama. Kini, Woudenberg siap membuka lembaran baru bersama salah satu klub papan atas Liga Belanda.
Kontrak di Liga Top Eropa
AZ Alkmaar menunjukkan kepercayaan penuh kepada Woudenberg. Manajemen klub bergerak cepat untuk mengamankan jasanya tanpa ragu.
Pihak klub menilai Woudenberg memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk meningkatkan kualitas sektor penjaga gawang. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi performa tim hingga akhir musim.
“Sjoerd Woudenberg (39) adalah pelatih kiper terbaru AZ. Ia bergabung dengan menandatangani kontrak hingga akhir musim,” tulis pernyataan resmi AZ Alkmaar.
Rekam Jejak di Sepak Bola Indonesia
Nama Woudenberg bukan sosok asing bagi penggemar sepak bola Tanah Air. Ia telah berkarier di Indonesia sejak tahun 2022.
Perjalanan kariernya di Indonesia dimulai bersama Dewa United. Di klub tersebut, ia menjadi bagian dari staf kepelatihan Jan Olde Riekerink dan berperan penting dalam pengembangan kiper tim.
Kariernya kemudian menanjak pesat saat Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada awal 2025. Woudenberg dipercaya masuk dalam jajaran pelatih kiper Skuad Garuda.
Terdampak Pemecatan Massal PSSI
Sayangnya, kiprahnya di Timnas Indonesia tidak berlangsung lama. Kegagalan Timnas menembus Piala Dunia 2026 membuat PSSI mengambil langkah tegas dengan memutus kontrak Patrick Kluivert beserta staf kepelatihannya.
Woudenberg menjadi salah satu sosok yang terdampak langsung dari kebijakan tersebut. Kariernya bersama Timnas Indonesia pun harus berakhir dalam waktu singkat.
Meski demikian, Woudenberg berhasil membuktikan kualitasnya. Hanya berselang sekitar tiga bulan setelah meninggalkan Timnas Indonesia, ia kembali mendapatkan kepercayaan untuk bekerja di level elite Eropa bersama AZ Alkmaar.
