Sepak Bola

John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia: Filosofi Modern dan Revolusi Taktik Skuad Garuda

×

John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia: Filosofi Modern dan Revolusi Taktik Skuad Garuda

Share this article
John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia: Filosofi Modern dan Revolusi Taktik Skuad Garuda

PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala baru Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) siang. Pelatih asal Inggris tersebut datang dengan reputasi besar setelah sukses membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, sebuah pencapaian bersejarah bagi negara tersebut.

Herdman direkrut dalam kondisi tanpa klub usai berpisah dengan Toronto FC. Kehadirannya langsung memantik harapan tinggi publik Indonesia, mengingat rekam jejaknya dalam membangun tim nasional dengan identitas permainan yang jelas dan kompetitif di level internasional.

Pelatih berusia 50 tahun itu dikenal sebagai sosok dengan filosofi sepak bola modern, mengedepankan permainan cair, intensitas tinggi, serta kemampuan adaptasi taktik yang kuat. Lantas, seperti apa gaya bermain yang akan dibawa Herdman ke Skuad Garuda?

Fleksibel dengan Andalan Formasi Tiga Bek

John Herdman bukan tipe pelatih yang terpaku pada satu pendekatan taktik. Fleksibilitas menjadi ciri utama dalam kepelatihannya, terutama dalam menyesuaikan sistem permainan dengan karakter pemain yang tersedia.

Meski demikian, Herdman memiliki formasi favorit, yakni 3-4-3 atau lebih spesifik 3-4-2-1. Pola ini menjadi tulang punggung kesuksesannya bersama Timnas Kanada. Dalam sistem tersebut, ia memaksimalkan tiga penyerang cepat dan agresif untuk menekan pertahanan lawan sejak awal.

John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia: Filosofi Modern dan Revolusi Taktik Skuad Garuda

“Sistem ini menempatkan Alphonso Davies, Cyle Larin, dan Jonathan David sebagai trio eksplosif di lini depan,” tulis analis sepak bola Kevin Pullein.

Namun, jika situasi menuntut keseimbangan yang lebih kuat di lini belakang, Herdman tak segan beralih ke formasi empat bek seperti 4-4-2 atau 4-2-3-1 demi menjaga stabilitas pertahanan.

Build-up Rapi dari Lini Belakang

Di bawah asuhan Herdman, gaya bermain direct atau long ball diperkirakan akan diminimalkan. Ia lebih menyukai build-up permainan dari bawah, dengan penguasaan bola yang terstruktur dan terencana.

Dalam skema tiga bek, satu gelandang akan turun ke area pertahanan untuk membantu distribusi bola, membentuk struktur 3+1. Pola ini memudahkan aliran bola dari kiper ke lini tengah, sebelum disirkulasikan secara progresif ke depan.

Serangan kemudian diarahkan ke sektor sayap, yang menjadi jalur utama permainan. Umpan-umpan vertikal dan diagonal cepat menjadi senjata untuk memecah blok pertahanan lawan secara efektif.

Poros Kreativitas dan Peran Vital Wing-back

Serangan ala Herdman dibangun dengan pergerakan yang dinamis dan variatif. Di Kanada, ia menjadikan Alphonso Davies sebagai pusat kreativitas dengan peran bebas untuk mengacak-acak organisasi pertahanan lawan.

Peran pemain kreatif ini sangat penting untuk menarik perhatian lawan dan membuka ruang. Di sisi lain, bek sayap (wing-back) memiliki tanggung jawab besar dalam menyerang maupun bertahan.

John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia: Filosofi Modern dan Revolusi Taktik Skuad Garuda

Wing-back dituntut aktif melakukan overlap dan underlap guna menciptakan keunggulan jumlah pemain di area sepertiga akhir. Rotasi posisi antar penyerang juga dibuat sangat cair, menjadikan lini depan sulit ditebak dan lebih berbahaya.

Pertahanan Solid dan Counter-Pressing Intens

Kehadiran John Herdman juga diharapkan membawa perubahan signifikan pada sektor pertahanan Timnas Indonesia. Ia dikenal piawai membangun organisasi defensif yang disiplin, agresif, dan terstruktur.

Salah satu ciri khasnya adalah counter-pressing intens. Setiap kali kehilangan bola, para pemain langsung diarahkan untuk menekan lawan demi merebut kembali penguasaan secepat mungkin.

Para gelandang berperan sebagai pemutus alur serangan lawan, sementara para penyerang menjadi lapis pertama pertahanan dari lini depan. Pendekatan ini terbukti efektif, terbukti Timnas Kanada hanya kebobolan empat gol pada fase akhir kualifikasi Piala Dunia di bawah kepemimpinan Herdman.

Dengan filosofi modern dan pendekatan taktik yang jelas, John Herdman diharapkan mampu membawa Timnas Indonesia ke level permainan yang lebih kompetitif dan berkarakter di kancah internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *