Kabar kurang baik datang bagi Timnas Indonesia. Winger muda berbakat, Miliano Jonathans, dipastikan harus menepi dalam waktu yang cukup lama setelah mengalami cedera serius pada ligamen lutut atau ACL.
Cedera tersebut dialami Miliano saat membela klubnya, Excelsior Rotterdam, dalam lanjutan kompetisi Eredivisie. Insiden itu terjadi ketika timnya menghadapi SC Heerenveen pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Pada pertandingan tersebut, pemain berusia 21 tahun yang memiliki darah keturunan Depok itu masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-72 menggantikan Simon Janssen. Namun nasib berkata lain, Miliano justru mengalami cedera parah dan harus ditarik keluar lapangan hanya sembilan menit setelah masuk.
PSSI Beri Dukungan Penuh
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, memastikan bahwa federasi tidak akan tinggal diam menghadapi situasi ini. PSSI berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pemulihan sang pemain meski ia menjalani perawatan di Belanda.
Menurut Arya, Miliano diperkirakan harus absen hingga akhir tahun 2026 karena cedera ACL tersebut.
“Iya, Miliano mengalami cedera ACL. Diinformasikan bahwa dia kemungkinan absen sampai akhir 2026. Mudah-mudahan selama proses ini dia bisa pulih dengan baik,” ujar Arya.
Ia juga menegaskan bahwa PSSI akan memberikan perhatian penuh terhadap kondisi Miliano, seperti yang pernah dilakukan pada kasus cedera yang dialami oleh Ole Romeny sebelumnya.
“Seperti biasa, kami akan memantau perkembangannya. Seperti kemarin Ole juga kami pantau. Semua pemain kami dukung, termasuk Miliano,” tambahnya.
Pukulan bagi Timnas Indonesia
Cedera yang dialami Miliano tentu menjadi kerugian besar bagi Timnas Indonesia. Pemain sayap yang dikenal memiliki kecepatan dan kreativitas tinggi itu dipastikan tidak bisa tampil pada ajang FIFA Series yang akan berlangsung pada 27–30 Maret mendatang.
Dalam turnamen tersebut, skuad Garuda dijadwalkan menghadapi sejumlah lawan, yaitu Bulgaria, Solomon Islands, serta Saint Kitts and Nevis.
Cedera ACL sendiri dikenal sebagai salah satu cedera paling serius bagi pesepak bola. Proses pemulihannya biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga lebih dari satu tahun sebelum pemain dapat kembali ke performa terbaiknya.
Harapan dari Kisah Ole Romeny
Meski demikian, publik sepak bola Indonesia masih memiliki harapan. Sebelumnya, Ole Romeny pernah mengalami cedera serius berupa patah tulang metatarsal saat tampil di Piala Presiden 2025.
Saat itu, PSSI turut aktif membantu proses pemulihan sang striker yang kini bermain untuk Oxford United.
Hasilnya cukup mengejutkan. Romeny hanya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk kembali merumput dan bahkan tampil bersama Timnas Indonesia pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Oktober 2025.
Kini para pendukung sepak bola Indonesia berharap Miliano Jonathans juga dapat menjalani proses pemulihan yang lancar dan segera kembali memperkuat Timnas Indonesia di masa depan.
