rajagawang.id – Indonesia akan menurunkan dua pasangan ganda campuran baru yang dijadwalkan menjalani debut pada Taipei Open 2026. Salah satu pasangan yang paling menyita perhatian adalah duet Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu.
Pasangan ini sudah lama menjadi harapan para pecinta bulu tangkis Indonesia. Banyak penggemar menilai Apriyani memiliki potensi besar untuk bersaing di sektor ganda campuran, sehingga kabar dipasangkannya dengan Dejan disambut antusias.
PBSI Resmi Umumkan Formasi Baru
PBSI secara resmi mengumumkan bahwa Dejan Ferdinansyah akan berpasangan dengan Apriyani Rahayu. Selain itu, federasi juga memperkenalkan pasangan baru lainnya, yakni Verrel Yustin Mulia yang akan berduet dengan Bernadine Anindya Wardana.
Sebelumnya, Bernadine sempat dipasangkan dengan Dejan. Namun, kerja sama keduanya belum mampu menghasilkan pencapaian yang memuaskan di sejumlah turnamen internasional.
Debut Perdana di Taipei Open 2026
Kedua pasangan anyar tersebut akan menjalani penampilan perdana mereka pada ajang Taipei Open 2026 yang berstatus Super 300. Turnamen itu dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Dalam pengumuman resminya, PBSI menyatakan:
“Dejan Ferdinansyah akan berpasangan dengan Apriyani Rahayu.”
“Hal ini sekaligus menandai babak baru Apri yang akan fokus di sektor ganda campuran.”
“Selain itu, ada juga Verrel Yustin Mulia yang dipasangkan dengan Bernadine Anindya Wardana.”
Apriyani Tinggalkan Ganda Putri
Keputusan tersebut sekaligus mengonfirmasi bahwa Apriyani tidak lagi berkompetisi di sektor ganda putri. Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Greysia Polii itu tampaknya telah menentukan langkah baru dalam kariernya dengan fokus pada nomor ganda campuran.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi mengenai alasan perubahan sektor tersebut. Namun, faktor kondisi fisik bisa menjadi salah satu pertimbangan karena ganda putri menuntut intensitas tinggi, terutama dalam reli-reli panjang dan adu lob.
Potensi Besar di Sektor Baru
Banyak pihak menilai karakter permainan Apriyani justru dapat berkembang lebih maksimal di ganda campuran. Kemampuannya mengatur permainan dan menguasai area depan berpotensi menjadikannya playmaker yang efektif.
Sementara itu, Dejan dikenal memiliki serangan kuat dan smes bertenaga yang dapat menjadi andalan dari area belakang. Kombinasi keduanya dinilai cukup menjanjikan untuk bersaing di level internasional.
Nasib Lanny Masih Menjadi Tanda Tanya
Di sisi lain, belum ada informasi lebih lanjut mengenai masa depan Lanny Tria Mayasari yang sebelumnya menjadi pasangan Apriyani di sektor ganda putri. Hingga kini, PBSI belum mengumumkan langkah selanjutnya terkait pasangan baru bagi Lanny.
