rajagawang.id – Jonatan Christie memastikan langkah ke babak perempat final China Open 2026 usai mengalahkan wakil Singapura, Loh Kean Yew, dalam pertandingan sengit tiga gim. Berlaga di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Kamis (23/7/2026), Jonatan menang dengan skor 12-21, 21-6, 21-13.
Kemenangan ini menjaga asa Indonesia di sektor tunggal putra sekaligus memperpanjang rekor sempurna Jonatan atas Loh Kean Yew.
Sempat Tertekan di Gim Pertama
Jonatan sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik setelah meraih dua poin beruntun. Namun, Loh Kean Yew mampu segera menyamakan kedudukan dan berbalik menguasai permainan.
Pebulu tangkis Singapura itu tampil agresif dengan serangan-serangan cepat yang membuat Jonatan kesulitan mengembangkan permainan. Saat interval gim pertama, Jonatan tertinggal 6-11.
Selepas jeda, Loh semakin percaya diri dan memperlebar keunggulan menjadi 14-6. Jonatan sempat mencoba mengejar, tetapi tekanan dari lawannya terlalu kuat. Gim pertama pun menjadi milik Loh dengan skor 21-12.
Jonatan Bangkit dan Paksa Rubber Game
Memasuki gim kedua, Jonatan langsung mengubah strategi permainan. Ia tampil lebih agresif dan berhasil mendominasi sejak awal laga.
Jonatan unggul 11-4 saat interval sebelum terus menekan Loh tanpa memberi banyak kesempatan untuk berkembang. Permainan solid membuat Jonatan menang telak 21-6 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Kunci Kemenangan di Gim Ketiga
Pada gim ketiga, Jonatan mampu menjaga momentum kebangkitan. Permainan menyerang yang dipadukan dengan pertahanan disiplin membuatnya unggul dalam perolehan poin.
Loh sempat memberikan perlawanan, tetapi Jonatan tetap tampil konsisten hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-13.
Rekor Sempurna atas Loh Kean Yew Terus Berlanjut
Hasil ini membuat Jonatan Christie melaju ke babak perempat final turnamen BWF Super 1000 tersebut. Selain itu, kemenangan ini memperpanjang catatan dominasinya atas Loh Kean Yew.
Dari 10 pertemuan kedua pemain, Jonatan selalu keluar sebagai pemenang. Rekor tersebut menjadi bukti konsistensi tunggal putra Indonesia saat menghadapi rivalnya dari Singapura.
Dengan hasil ini, Jonatan Christie menjaga peluang meraih prestasi terbaik di China Open 2026 sekaligus menjadi harapan Indonesia untuk melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi tersebut.
