Rajagawang.id – Dalam skenario berbeda, Kobbie Mainoo bisa saja kini bermain untuk klub lain, jauh dari Old Trafford. Napoli sempat dua kali menunjukkan minat, terutama ketika gelandang muda itu menghadapi masa sulit di era Ruben Amorim. Namun takdir membawa Mainoo kembali bersinar bersama Manchester United di bawah asuhan Michael Carrick.
Mainoo Kembali Menjadi Pilar di Lini Tengah

Kembalinya Mainoo ke tim utama bertepatan dengan empat kemenangan beruntun MU di Premier League. Kemenangan terbaru diraih pada Sabtu malam ketika Setan Merah menaklukkan Tottenham Hotspur 2-0 di Old Trafford. Kartu merah Cristian Romero pada babak pertama memang menjadi faktor penting, tetapi pengaruh Mainoo di lini tengah tak kalah vital.
“Mainoo memiliki kemampuan luar biasa dan masih muda, ia sedang belajar dan berkembang,” ujar Carrick usai pertandingan.
Kecerdikan Taktik dan Gol Pertama MU
Gol pertama MU datang dari sepak pojok pendek yang dirancang oleh Jonny Evans. Keberhasilan taktik ini tidak lepas dari timing dan akurasi pergerakan Mainoo, yang memberikan umpan presisi ke Bryan Mbeumo. Sentuhan cerdas seperti ini muncul berkali-kali sepanjang pertandingan dan membuka peluang bagi Diogo Dalot untuk menyodorkan assist kepada Bruno Fernandes, yang mencetak gol kedua.
“Gol pertama sangat penting untuk membawa kami unggul,” tambah Carrick.
Performa Konsisten dan Jalan ke Timnas Inggris

Sebelumnya, Mainoo juga menyumbang assist saat MU menang dramatis 3-2 atas Arsenal. Performa impresifnya kini memunculkan peluang bagi gelandang berusia 20 tahun ini untuk kembali ke radar Timnas Inggris menjelang Piala Dunia 2026. Jika konsistensi ini berlanjut, Thomas Tuchel akan sulit mengabaikan Mainoo.
“Masih banyak yang akan datang darinya,” ujar Carrick. “Belajar dari Casemiro dan pengalaman bermain di level tinggi adalah bagian dari proses perkembangannya.”
Situasi Tottenham dan Thomas Frank
Tottenham saat ini tengah berada di periode sulit. Thomas Frank yang semula dianggap kandidat pelatih top kini menghadapi tekanan, terutama setelah kartu merah Romero dan gol MU yang menimpa mantan pemain Brentford, Bryan Mbeumo.
“Kami harus terus melangkah meski menghadapi masa sulit,” ungkap Frank.
Transformasi Cepat Manchester United

Di tangan Carrick, MU menunjukkan perubahan drastis. Skema dari tiga bek menjadi empat bek dan kepercayaan kembali kepada Mainoo membuahkan hasil instan. Setan Merah kini mencatat delapan laga tak terkalahkan, pertama kali sejak Februari 2022, dan membuka peluang kuat tampil di Liga Champions musim depan.
Sepak bola memang bisa berubah dengan cepat. Kobbie Mainoo, Michael Carrick, dan Thomas Frank adalah contoh nyata bagaimana dinamika tim bisa berbalik dalam sekejap.












