rajagawang.id – Pelatih Kepala Ganda Putra Antonius Budi Ariantho mengatakan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin belum ditargetkan tampil di turnamen level tinggi.
Untuk sementara, Leo/Daniel akan fokus tampil di turnamen BWF Super 300 dan Super 500. Mereka baru ditargetkan naik level pada tahun depan.
Anton menyampaikan hal itu setelah Leo/Daniel sukses menjadi juara Taipei Open 2026.
“Ya, mereka sementara ini memang harus cari poin dulu, karena pasangan yang baru. Saya juga sudah komunikasi dengan Leo/Daniel bahwa sekarang ini mereka harus benar-benar dari bawah dulu,” kata Anton saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.
“Dari turnamen BWF Super 300, dari 500, ya dari situ dulu sampai nanti tahun depan mereka bisa masuk ke level 750, 1000, ya bisa masuk ranking di situ,” ujarnya.
Leo/Daniel Sempat Kesulitan Setelah Juara Thailand Open
Leo/Daniel kembali dipasangkan pada Mei lalu. Mereka langsung meraih gelar juara di Thailand Open.
Hasil tersebut membuat persaingan ganda putra diprediksi semakin menarik. Persaingan itu terjadi di dalam maupun luar negeri.
Namun, performa Leo/Daniel belum konsisten setelah meraih gelar tersebut. Mereka terhenti di babak awal dalam empat turnamen berikutnya.
Hasil itu membuat peringkat Leo/Daniel belum meningkat secara signifikan.

Naik 20 Peringkat Setelah Juara Taipei Open
Leo/Daniel kini menempati peringkat ke-58 dunia. Mereka naik 20 tingkat setelah menjuarai Taipei Open 2026.
Posisi tersebut masih belum cukup untuk tampil di turnamen level BWF Super 750 dan Super 1000. Pasangan ganda putra harus berada di peringkat 32 besar dunia untuk bisa tampil di turnamen tersebut.
Karena itu, Leo/Daniel masih membutuhkan banyak poin. Mereka akan mengandalkan turnamen Super 300 dan Super 500 untuk memperbaiki posisi di ranking BWF.
Enam Bulan Jadi Kesempatan Kejar Poin
Anton menyebut enam bulan ke depan akan menjadi periode penting bagi Leo/Daniel. Mereka harus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
“Ya, selama enam bulan ke depan ini menjadi kesempatan mereka untuk mencari poin sebanyak mungkin. Supaya kalau sudah habis waktunya, tahun depan sudah menggunakan ranking Leo/Daniel yang sebenarnya. Selama ini kan mereka masih pakai ranking nasional,” ungkap Anton.
Dengan tambahan poin dari berbagai turnamen, posisi Leo/Daniel di ranking BWF diharapkan terus meningkat. Target berikutnya adalah menembus posisi yang memungkinkan mereka tampil di turnamen level Super 750 dan Super 1000.
Leo/Daniel Diproyeksikan Menuju Olimpiade 2028
Anton juga menyiapkan Leo/Daniel untuk persaingan menuju Olimpiade 2028. Mereka menjadi salah satu pasangan yang diproyeksikan untuk bersaing dalam perebutan tiket Olimpiade.
Selain Leo/Daniel, Indonesia juga memiliki Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Ketiga pasangan tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari persaingan ganda putra Indonesia menuju Olimpiade 2028.
Perhitungan poin Olimpiade 2028 akan dimulai pada Mei 2027. Karena itu, Leo/Daniel perlu memanfaatkan waktu sebelum periode tersebut untuk memperbaiki ranking dan mengumpulkan poin.












