Sepak Bola

Menang 1-0, Persib Tersingkir: Bojan Hodak Soroti Kepemimpinan Majed Al-Shamrani

Menang 1-0, Persib Tersingkir: Bojan Hodak Soroti Kepemimpinan Majed Al-Shamrani

Kemenangan tipis 1-0 tak cukup menyelamatkan langkah Persib Bandung di pentas Asia. Meski mampu menundukkan Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League 2 2025–26, Maung Bandung tetap harus angkat koper usai kalah agregat 1-3.

Baca Juga : Kapten Arsenal Terancam Hengkang?

Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2), atmosfer dukungan Bobotoh membakar semangat tuan rumah. Namun drama dan kontroversi mewarnai duel krusial tersebut.

Gol Andrew Jung Buka Asa Kebangkitan

Persib tampil agresif sejak awal laga demi mengejar defisit tiga gol dari pertemuan pertama. Usaha itu membuahkan hasil pada menit ke-39 melalui sepakan tajam Andrew Jung yang menggetarkan gawang lawan.

Gol tersebut seolah menjadi momentum kebangkitan. Maung Bandung terlihat percaya diri, memaksa Ratchaburi bermain lebih dalam dan bertahan dengan disiplin tinggi.

Baca Juga : Joe Cole Ungkap ‘Steeliness’ Michael Carrick

Dengan skor 1-0 hingga jeda, asa untuk menciptakan keajaiban masih terbuka lebar.

Kartu Merah Uilliam Barros Ubah Arah Pertandingan

Petaka datang di penghujung babak pertama. Pada menit ke-45+6, penyerang Persib Uilliam Barros diganjar kartu merah setelah dinilai melakukan pelanggaran terhadap Jonathan Khemdee.

Keputusan itu memantik reaksi keras dari tribune. Laga yang dipimpin wasit asal Arab Saudi, Majed Al-Shamrani, langsung menjadi sorotan.

Bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua membuat intensitas serangan Persib menurun. Upaya untuk menambah gol demi mengejar agregat pun semakin berat.

Bojan Hodak: “Saya Punya Daftar Panjang”

Pelatih Persib, Bojan Hodak, memilih menahan emosi di ruang konferensi pers. Namun, nada kekecewaan tak bisa disembunyikan.

Ia mengisyaratkan adanya banyak keputusan kontroversial sepanjang pertandingan, bukan hanya soal kartu merah.

“Tentang wasit, sayangnya saya tidak bisa berbicara karena saya memiliki daftar panjang untuk dibicarakan, bukan hanya tentang kartu, tetapi tentang banyak hal,” ujar Hodak.

Lebih jauh, pelatih asal Kroasia itu memastikan manajemen klub akan mengambil langkah resmi.

“Kami akan mengirimkannya secara resmi ke AFC. Saya yakin mereka akan membalas, kami akan menindaklanjutinya, tetapi tidak ada yang akan berubah.”

Babak Pertama Sesuai Skenario

Terlepas dari kontroversi, Hodak menilai anak asuhnya telah menjalankan rencana permainan dengan baik selama 45 menit pertama.

Persib mampu mendominasi penguasaan bola, menekan lawan, dan menciptakan peluang. Gol Andrew Jung dinilai sebagai hasil dari strategi yang berjalan efektif.

“Saya pikir selama 45 menit kami bermain cukup baik. Mereka bertahan dengan 10 pemain, tetapi kami berhasil mencetak satu gol.”

Hodak bahkan yakin situasi bisa berbeda seandainya Persib tetap bermain dengan 11 pemain hingga akhir laga.

“Gol itu memberi kami beberapa peluang tambahan dan saya percaya jika kami bermain dengan 11 pemain, kami akan lolos.”

Langkah Terhenti, Evaluasi Dimulai

Kemenangan di GBLA tetap menjadi catatan positif, namun kegagalan melaju ke perempat final menjadi pekerjaan rumah besar bagi Persib.

Kini, fokus tak hanya tertuju pada evaluasi teknis, tetapi juga tindak lanjut surat protes yang akan dikirimkan ke AFC. Bagi Bobotoh, laga ini bukan sekadar kekalahan agregat, melainkan cerita tentang peluang yang terenggut di tengah kontroversi.

Exit mobile version