Sepak Bola

Girona 2-1 Barcelona: Blaugrana Kehilangan Puncak, Ini Nilai Rapornya

Girona 2-1 Barcelona: Blaugrana Kehilangan Puncak, Ini Nilai Rapornya

Kekalahan pahit harus ditelan Barcelona saat bertandang ke markas Girona dalam lanjutan La Liga pekan ke-24 musim 2025/2026. Bermain di Stadion Montilivi, Selasa (17/2/2026) dini hari WIB, Blaugrana takluk 1-2 meski sempat unggul lebih dulu.

Gol sundulan Pau Cubarsi pada menit ke-59 sempat membuka harapan. Namun, hanya berselang tiga menit, Girona menyamakan skor lewat Thomas Lemar sebelum Fran Beltran memastikan comeback tuan rumah di menit ke-86.

Baca Juga : Kapten Arsenal Terancam Hengkang?

Hasil ini membuat Barcelona harus rela turun dari puncak klasemen dengan koleksi 58 poin. Tekanan terhadap pelatih Hansi Flick pun semakin besar, apalagi kekalahan ini datang tak lama setelah hasil mengecewakan di Copa del Rey.

Babak Pertama Menjanjikan, Babak Kedua Kehilangan Arah

Barcelona sebenarnya tampil meyakinkan pada 45 menit pertama. Penguasaan bola rapi, pergerakan antar lini cair, dan peluang demi peluang tercipta.

Namun, usai jeda, intensitas dan fokus menurun drastis. Girona mulai berani menekan lebih tinggi dan memenangi duel di lini tengah. Momentum yang tadinya berada di tangan Blaugrana perlahan berpindah ke tuan rumah.

Baca Juga : Kandidat Pengganti Thomas Frank di Tottenham

Gol cepat balasan setelah keunggulan Cubarsi menjadi titik balik yang memukul mental tim tamu. Sejak saat itu, permainan Barcelona tampak goyah.

Kiper dan Lini Belakang: Solid di Awal, Runtuh di Akhir

Joan Garcia layak mendapat apresiasi. Ia melakukan sejumlah penyelamatan krusial, termasuk triple save spektakuler pada menit ke-71 yang sempat menjaga asa timnya. Namun, ia tak mampu berbuat banyak saat gol penentu bersarang di menit akhir.

Pau Cubarsi tampil paradoks. Ia mencetak gol pembuka lewat sundulan terarah, tetapi juga melakukan kesalahan antisipasi yang berujung pada gol penyama kedudukan Girona.

Baca Juga : Joe Cole Ungkap ‘Steeliness’ Michael Carrick

Jules Kounde dan Eric Garcia tampil cukup disiplin pada babak pertama. Sayangnya, koordinasi di lini belakang menurun drastis setelah tekanan meningkat. Ruang antar pemain terlalu renggang dan transisi bertahan berjalan lambat.

Lini Tengah: Kehilangan Kendali Pertandingan

Frenkie de Jong memulai laga dengan baik. Ia mengatur tempo, membantu build-up, dan menjaga sirkulasi bola tetap hidup. Namun, ketika Girona menaikkan intensitas pressing, pengaruhnya memudar.

Dani Olmo menjadi motor kreativitas di babak pertama. Pergerakannya agresif dan beberapa kali menusuk ke kotak penalti. Sayangnya, kontribusinya menurun setelah jeda.

Baca Juga : Michael Carrick Ingatkan MU Tak Terbuai Euforia

Fermin Lopez cukup aktif mencari ruang dan membantu kombinasi serangan. Namun, ia belum mampu memberi dampak besar saat tim membutuhkan kontrol permainan.

Lini Depan: Peluang Terbuang, Efektivitas Hilang

Lamine Yamal memiliki dua peluang emas di babak pertama, termasuk penalti yang hanya membentur tiang. Andai salah satu peluang itu berbuah gol, cerita laga mungkin berbeda.

Raphinha menjadi pemain paling konsisten di lini serang. Tekanannya tinggi, pergerakannya dinamis, dan ia terus mencoba melepaskan tembakan. Meski begitu, usahanya belum cukup untuk menyelamatkan tim.

Baca Juga : FIFA Series 2026 di Indonesia

Ferran Torres relatif tenggelam. Minim sentuhan berbahaya dan kurang terlibat dalam kombinasi serangan membuat kontribusinya jauh dari harapan.

Rangkuman Rating Pemain Barcelona vs Girona

Berikut nilai rapor pemain Barcelona dalam laga ini:

  • Joan Garcia: 7
  • Gerard Martin: 6,5
  • Pau Cubarsi: 6
  • Eric Garcia: 5
  • Jules Kounde: 5
  • Frenkie de Jong: 6
  • Dani Olmo: 7
  • Fermin Lopez: 6,5
  • Lamine Yamal: 7
  • Raphinha: 7,5
  • Ferran Torres: 5

Secara keseluruhan, tidak ada lini yang benar-benar tampil stabil selama 90 menit. Konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah utama.

Kehilangan Puncak, Tekanan Meningkat

Kekalahan ini semakin menyakitkan karena di saat bersamaan Real Madrid meraih kemenangan besar atas Real Sociedad. Barcelona kini tertinggal dua poin dari rival abadinya tersebut.

Laga kontra Girona menjadi cermin bahwa dominasi penguasaan bola saja tidak cukup. Tanpa efektivitas dan konsentrasi penuh hingga menit akhir, Blaugrana akan terus kesulitan menjaga konsistensi dalam perburuan gelar La Liga musim ini.

Baca Juga : Barcelona Siapkan Langkah Balasan Usai Kehilangan Dro Fernandez ke PSG

Bagi Hansi Flick, ini bukan sekadar kekalahan. Ini adalah alarm keras bahwa fondasi mental dan pertahanan timnya masih rapuh ketika berada di bawah tekanan.

Exit mobile version