Bulu Tangkis

Saut Siahaan Tinggalkan Pelatnas PBSI, Pilih Berkarier Sebagai Atlet Profesional

Saut Siahaan Tinggalkan Pelatnas PBSI, Pilih Berkarier Sebagai Atlet Profesional
Saut Siahaan Tinggalkan Pelatnas PBSI, Pilih Berkarier Sebagai Atlet Profesional

rajagawang.idYohanes Saut Marcellyno Siahaan resmi mengakhiri masa baktinya di Pelatnas PP PBSI dan memilih melanjutkan karier sebagai pebulu tangkis profesional. PBSI telah menerima surat pengunduran diri atlet tunggal putra utama tersebut, dengan keputusan yang berlaku efektif mulai 30 Juni 2026.

Dalam surat yang disampaikan kepada PBSI, Saut menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan yang matang. Atlet asal Bogor, Jawa Barat, itu juga menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan, kepercayaan, dukungan, serta pembinaan yang diterimanya selama menjadi bagian dari Pelatnas PBSI.

Sampaikan Terima Kasih dan Harapan untuk PBSI

Selain menyampaikan apresiasi, Saut juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalani proses pembinaan masih terdapat kekurangan. Ia berharap sektor tunggal putra utama maupun sektor lainnya di pelatnas dapat terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang.

PBSI Hormati Keputusan Saut

Melalui siaran pers Humas PP PBSI pada Rabu (1/7), PBSI menyatakan menghormati keputusan yang diambil Saut. Organisasi tersebut juga memberikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan selama memperkuat tim nasional Indonesia.

Menurut PBSI, Saut selalu menunjukkan semangat, komitmen, dan tekad kuat untuk memberikan hasil terbaik bagi bulu tangkis Indonesia. PBSI pun mendoakan agar ia dapat terus berkembang dan meraih kesuksesan dalam perjalanan karier profesionalnya.

Meski tidak lagi berada di bawah pembinaan pelatnas, PBSI berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini tetap terjaga.

Tiga Atlet Ganda Putri Pratama Dipulangkan ke Klub

Selain menerima pengunduran diri Saut, PP PBSI juga mengumumkan pemulangan tiga atlet ganda putri pratama ke klub masing-masing mulai 1 Juli 2026.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI yang mencakup pencapaian prestasi, performa selama latihan, pemenuhan Key Performance Indicator (KPI), serta masa pembinaan di pelatnas.

Tiga atlet yang dipulangkan adalah Jania Novalita Situmorang dan Nabila Cahya Permata Ayu dari PB Jaya Raya Jakarta, serta Riska Anggraini dari PB Djarum.

Bagian dari Evaluasi dan Regenerasi Atlet

PBSI menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari evaluasi rutin untuk menjaga kualitas pembinaan sekaligus memperkuat proses regenerasi atlet di lingkungan pelatnas. Melalui evaluasi berkala, PBSI berupaya memastikan program pembinaan berjalan efektif dan mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi di masa depan.

Exit mobile version