Bulu Tangkis

Hoki/Kobayashi Belum Lupakan Kekalahan dari Raymond/Joaquin, Bidik Balas Dendam di Japan Open 2026

×

Hoki/Kobayashi Belum Lupakan Kekalahan dari Raymond/Joaquin, Bidik Balas Dendam di Japan Open 2026

Share this article
Hoki/Kobayashi Belum Lupakan Kekalahan dari Raymond/Joaquin, Bidik Balas Dendam di Japan Open 2026
Hoki/Kobayashi Belum Lupakan Kekalahan dari Raymond/Joaquin, Bidik Balas Dendam di Japan Open 2026

rajagawang.idGanda putra Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, masih menyimpan kenangan pahit atas kekalahan mereka dari pasangan Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Momen tersebut kembali teringat menjelang bergulirnya Japan Open 2026.

Turnamen BWF World Tour Super 750 itu akan berlangsung pada 14-19 Juli 2026 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang. Sebagai wakil tuan rumah, Hoki/Kobayashi bertekad menjadikan ajang ini sebagai titik balik untuk kembali ke performa terbaik.

Berambisi Bangkit Setelah Hasil Kurang Memuaskan

Pasangan peringkat 10 dunia tersebut mengakui hasil yang mereka raih dalam beberapa turnamen terakhir belum sesuai harapan. Langkah mereka kerap terhenti di babak perempat final.

Salah satu kekalahan yang paling membekas terjadi pada Indonesia Open 2026. Saat itu Hoki/Kobayashi sudah berada di ambang kemenangan setelah memiliki match point pada gim kedua, tetapi justru gagal mengunci pertandingan dan akhirnya menyerah dari Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dengan skor 21-16, 22-24, 18-21.

Siap Membalas Kekalahan dari Raymond/Joaquin

Peluang pertemuan kembali antara kedua pasangan cukup terbuka. Jika sama-sama berhasil melewati babak pertama, Hoki/Kobayashi akan menghadapi Raymond/Joaquin di babak kedua.

“Prinsip utamanya adalah menjalani semuanya selangkah demi selangkah,” ujar Takuro Hoki

“Tetapi pasangan Indonesia (Indra/Joaquin), yang mungkin akan kami hadapi di babak kedua, mengalahkan kami dalam pertandingan ketat di Indonesia Open yang berlangsung hingga tiga gim.”

“Jika kami bertemu lagi, kali ini kami bermain di kandang sendiri. Kami ingin mengalahkan mereka dengan meyakinkan,” tegas Hoki.

Fokus Memulihkan Kondisi Fisik dan Kepercayaan Diri

Hoki mengungkapkan jeda hampir satu bulan dari rangkaian BWF World Tour dimanfaatkan untuk memperbaiki kondisi fisik. Ia menyadari bahwa usia mereka sebagai atlet tidak lagi muda sehingga pemulihan menjadi aspek penting.

“Saya rasa belum berada dalam kondisi terbaik, tetapi saya berharap dapat memanfaatkan waktu ini untuk meningkatkan kebugaran, meski hanya sedikit.”

“Setelah absen di Piala Thomas pada Mei lalu, saya menjalani siklus latihan dan istirahat. Dari sisi kepercayaan diri memang belum setinggi dulu. Saya harus menerima kondisi itu dan terus bekerja keras,” ungkap Hoki.

Laga Perdana Tak Bisa Dianggap Remeh

Sebelum memikirkan duel melawan Raymond/Joaquin, Hoki/Kobayashi lebih dulu harus melewati rintangan di babak pertama.

Mantan juara dunia tersebut dijadwalkan menghadapi pasangan Malaysia, Tan Wee Kiong/Nur Azryn Ayub.

Kobayashi menilai pengalaman Tan Wee Kiong menjadi ancaman tersendiri.

“Tan adalah pemain veteran yang sangat terampil bermain di depan net. Dia juga pintar mencetak poin dan mengatur tempo pertandingan.”

“Kami harus bermain semaksimal mungkin agar tidak kalah. Saya rasa akan lebih baik jika Hoki mengambil inisiatif di depan net, sementara saya mengawal permainan dari belakang,” ujar Kobayashi.

Berharap Dukungan Publik Menjadi Kekuatan Tambahan

Selain fokus pada pertandingan, Kobayashi juga berharap mampu mengatasi tekanan saat tampil di hadapan pendukung sendiri. Menurutnya, atmosfer Japan Open jauh lebih megah dibandingkan Kumamoto Masters.

“Tidak seperti Kumamoto Masters, arena Japan Open jauh lebih besar dan atmosfernya mirip All England. Saya memang sedikit gugup sekaligus bersemangat dengan suasana seperti itu, tetapi terkadang hal tersebut membuat saya tidak bisa tampil maksimal.”

“Kali ini saya ingin memanfaatkan dukungan para penonton sebagai energi positif dan meraih kemenangan melalui kerja sama tim kami,” tutup Kobayashi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *