Bulu Tangkis

Herry IP Belum Puas, Perombakan Ganda Putra Malaysia Berlanjut hingga Olimpiade 2028

Herry IP Belum Puas, Perombakan Ganda Putra Malaysia Berlanjut hingga Olimpiade 2028
Herry IP Belum Puas, Perombakan Ganda Putra Malaysia Berlanjut hingga Olimpiade 2028

rajagawang.idTugas Herry Iman Pierngadi tak lantas selesai meski satu pasangan racikan barunya berhasil meraih gelar juara di Korea Masters 2026.

Grafik positif ditunjukkan sektor ganda putra Malaysia dalam dua pekan beruntun. Negeri jiran tersebut saat ini masih dalam tahap mencari pasangan paling kuat di sektor ganda putra dengan melakukan sejumlah perombakan.

Perombakan tersebut diinisiasi Herry IP, yang merupakan pelatih asal Indonesia.

Setelah pekan lalu meraih hasil runner-up lewat Aaron Chia/Aaron Tai yang kalah dari Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, pekan ini Herry IP menikmati derbi Malaysia di final Korea Masters 2026.

Tee Kai Wun/Roy King Yap berhasil menjadi juara Korea Masters 2026 pada Minggu (9/8/2026).

Pada laga puncak yang berlangsung di Yi Sun-sin Gymnasium, Asan, Korea Selatan, Tee/Roy mengalahkan Man Wei Chong/Soh Wooi Yik dengan skor 21-13, 21-18.

Gelar pertama bagi pasangan racikan baru Herry IP tersebut jelas menjadi kabar positif bagi sang pelatih.

Herry IP Mulai Pemetaan Pasangan Ganda Putra Malaysia

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Herry IP untuk perlahan memetakan pasangan mana yang berpotensi dipermanenkan.

Meski demikian, Herry menilai proses adaptasi setiap pasangan membutuhkan waktu berbeda.

“Kedua pasangan tersebut mengalami kesulitan di turnamen awal tetapi berhasil menunjukkan peningkatan,” kata Herry IP dilansir Bolasport dari laman NST.

“Setiap pasangan baru membutuhkan waktu untuk berkembang. Beberapa pemain beradaptasi dengan cepat, sementara yang lain membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyesuaikan diri dan memahami pasangan baru mereka,” jelasnya.

Performa Tee Kai Wun/Roy King Yap di Korea Masters 2026 menjadi salah satu sinyal positif dari eksperimen yang tengah dilakukan Herry.

Namun, pekerjaan rumah Herry tidak lantas selesai begitu saja.

Perombakan Masih Berlanjut hingga Leg Eropa

Perombakan pasangan ganda putra Malaysia masih akan dilakukan lagi. Rencana tersebut diproyeksikan diterapkan pada turnamen leg Eropa sekitar dua bulan mendatang.

Herry IP masih berusaha menemukan komposisi pasangan yang paling ideal dan meyakinkan untuk menjadi kekuatan utama Malaysia.

Bagi Herry, hasil yang diraih selama masa pengujian bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan.

“Hasil bukanlah faktor utama selama periode pengujian ini,” ujar pelatih asal Pangkalpinang tersebut.

“Tujuan utama kami adalah untuk mengukur pasangan-pasangan tersebut — kinerja mereka dengan berbagai mitra baru dan peningkatan yang mereka butuhkan,” imbuhnya.

Bidik Ganda Putra Malaysia untuk Olimpiade Los Angeles 2028

Eksperimen yang dilakukan Herry IP memiliki tujuan jangka panjang. Ia ingin menyiapkan ganda putra Malaysia yang mampu bersaing pada Olimpiade Los Angeles 2028.

Proses tersebut bahkan diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun sebelum Herry dan tim kepelatihan menentukan pasangan-pasangan yang akan menjadi pilihan utama.

“Ini adalah proses yang panjang hingga akhir tahun sebelum kami menyelesaikan pilihan kami untuk persiapan Olimpiade 2028,” ujar Herry memungkasi.

Man Wei Chong dan Soh Wooi Yik Akan Berganti Pasangan

Sejumlah perubahan komposisi juga sudah disiapkan Herry IP untuk turnamen berikutnya.

Man Wei Chong akan kembali dirombak dan direncanakan berpasangan dengan Aaron Chia. Sementara itu, Soh Wooi Yik akan dipasangkan dengan Aaron Tai pada turnamen bulu tangkis Super 750 tersebut.

Kemudian pada Asian Games 2026, Herry IP berencana memberanikan diri menerjunkan Aaron Chia bersama Tee Kai Wun.

Sebelum seluruh perombakan tersebut diterapkan, para pemain ganda putra Malaysia akan terlebih dahulu kembali berpasangan dengan partner asli masing-masing pada Kejuaraan Dunia 2026 yang berlangsung pada 17-23 Agustus.

Setelah itu, eksperimen Herry IP akan kembali berlanjut demi menemukan komposisi terbaik untuk menjadi andalan Malaysia menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Exit mobile version