rajagawang.id – Pelatih kepala ganda putra utama, Antonius Budi Ariantho, akhirnya mengungkap alasan di balik perubahan pasangan Bagas Maulana dan Leo Rolly Carnando.
Langkah ini diambil oleh PBSI menjelang rangkaian turnamen internasional yang akan dimulai pada Mei mendatang.
Duet Baru Resmi Diumumkan
Dalam perombakan ini, Leo akan kembali dipasangkan dengan Daniel Marthin, sementara Bagas akan berduet dengan Muh Putra Erwiansyah.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Antonius menyebut evaluasi performa sejak akhir 2024 menjadi dasar utama perubahan tersebut.
Evaluasi Performa Jadi Penentu
Menurut Antonius, meskipun kesempatan sudah banyak diberikan kepada pasangan sebelumnya, hasil yang diraih masih belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan.
Ia menegaskan bahwa peningkatan performa di level atas membutuhkan stabilitas permainan, bukan sekadar hasil sesaat.

Comeback Leo/Daniel: Chemistry Jadi Harapan
Kembalinya pasangan Leo dan Daniel menjadi salah satu sorotan utama. Selain karena Daniel telah pulih dari cedera, keduanya juga sudah pernah bermain bersama sebelumnya.
Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi dan membangun kembali chemistry di lapangan. Secara teknis, keduanya dinilai sudah solid, hanya perlu memperbaiki komunikasi yang sebelumnya menjadi kendala.
Bagas/Putra: Kombinasi Saling Melengkapi
Sementara itu, duet baru Bagas dan Putra dinilai memiliki potensi menarik. Putra dikenal kuat dalam permainan depan serta memiliki insting playmaker yang baik.
Hal ini diyakini mampu menyeimbangkan kekuatan Bagas yang dominan di area belakang, sehingga menciptakan kombinasi permainan yang lebih efektif.
Ujian Perdana di Turnamen Asia
Sebagai langkah awal, kedua pasangan baru ini akan langsung diuji dalam beberapa turnamen penting di Thailand, Malaysia, dan Indonesia.
Hasil dari turnamen tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan serta potensi jangka panjang masing-masing pasangan.

Target Besar Menuju Olimpiade
Menghadapi persaingan menuju kualifikasi Olimpiade atau Race to Olympic, Antonius menekankan pentingnya memperkuat kedalaman skuad ganda putra Indonesia.
Saat ini, Indonesia telah memiliki beberapa pasangan kuat di level atas seperti Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto serta Raymond/Joaquin.
Misi Menembus Level Elite Dunia
Antonius berharap kombinasi baru seperti Rian/Rahmat, Leo/Daniel, Bagas/Putra, hingga Devin/Fathir mampu berkembang pesat dan menembus jajaran elite dunia.
Perombakan ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memastikan Indonesia tetap kompetitif di panggung bulu tangkis internasional.












